Home / Berita Umum / Warga Rembang Datangi DPRD Protes Bau Busuk Pabrik Penyamakan Kulit

Warga Rembang Datangi DPRD Protes Bau Busuk Pabrik Penyamakan Kulit

Warga Rembang Datangi DPRD Protes Bau Busuk Pabrik Penyamakan Kulit – Beberapa masyarakat Desa Sale Kecamatan Sale, Rembang, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Rembang. Mereka berkeberatan berbau busuk yg diakibatkan oleh perusahaan penyamakan kulit yg berada di desa mereka.

Koordinator perbuatan, Bambang Sembodo mengatakan ia udah saat sekian tahun masyarakat mesti bertahan dengan situasi berbau busuk yg ditumbulkan oleh kotoran dari perusahaan itu. Sehinga, kegiatan orang juga sangatlah terganggu.

” Estimasi tahun 2004 kita mulai mencium aroma berbau busuk dari pembuangan kotoran perusahaan ini. Permohonan kami simple, buat menghilangkan berbau busuk dari perusahaan Alkuba ini. Tiap-tiap hari ini tercium baunya, ” kata Bambang pada wartawan, Senin (12/11/2018) .

Menurut dia, udah berulang-ulang masyarakat berkeberatan berbau busuk yg diakibatkan perusahaan itu. Dia mengatakan sempat berkeberatan pada kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) , tetapi waktu itu cuma dijanjikan akan dilaksanakan uji laboratorium.

” Sedang menanti uji lab ya tidak ada ujungnya kelak. Kalaupun sekedar ditest saja. Kita mengharapkan DPRD ini dapat memfasilitasi kami buat dapat menyelenggarakan kesepahaman dengan perusahaan berkaitan, ” terangnya.

” Tempo hari pernah Pak Bupati mendatangi perusahaan itu, serasi didatangi berbau busuknya hilang tidak ada. Nah itu sebenarnya dapat hilang. Tetapi sesudah Pak Bupati pulang, muncul kembali baunya. Ini barusan kami sebelum pergi ke DPRD, baunya menusuk itu. Dapat sampai 1 sampai 2 km. (jaraknya) , ” lanjut Bambang.

Bambang mengungkap, masyarakat sering merasakan perusahaan itu buang kotoran lewat cara asal-asalan di sungai desa.

Massa berorasi dengan membentangkan banner bertuliskan ” Sekian tahun kami tersiksa kotoran Alkuba ” di muka kantor DPRD Rembang. Mereka kenakan masker, jadi isyarat jika masyarakat yang perlu kenakan masker tiap-tiap hari biar tidak mencium berbau busuk dari perusahaan itu.

Menyikapi aduan massa, deretan DPRD juga menyelenggarakan perantaraan serta di pimpin dengan cara langsung oleh ketua DPRD Rembang. Terlihat datang juga kepala DPMPTSPNaker, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup.

” Menurut perantaraan, peluang paling besar kesepahaman merupakan kami akan tutup sesaat perusahaan berkaitan. Seterusnya biar selanjutnya ada tanggung jawab biar ditindak lanjuti, ” jelas Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil dalam lembaga perantaraan itu.

About admin