Home / Uncategorized / Tim SAR Terus Melakukan Pencarian 25 Orang Hilang Akibat Tanah Longsor Di Ponorogo

Tim SAR Terus Melakukan Pencarian 25 Orang Hilang Akibat Tanah Longsor Di Ponorogo

Tim SAR Terus Melakukan Pencarian 25 Orang Hilang Akibat Tanah Longsor Di Ponorogo – Tim Paduan SAR selalu meneruskan pencarian 25 korban hilang tanah longsor yang belum ketemu di mimpi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo sesudah tujuh hari bekerja. Pencarian korban hilang dilanjutkan atas keinginan keluarga korban.

” Kepala Desa Banaran sudah mengemukakan masukan dari warganya pada saya. Keluarga korban memohon Pemkab Ponorogo untuk perpanjang pencarian korban, ” kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni selesai mengadakan rapat penilaian pencarian sepanjang 1 minggu, Sabtu (8/4/2017).

Untuk lanjutan pencarian korban hilang, kata Ipong, warga memberi anjuran supaya konsentrasi tempat pencarian dikerjakan sesuai sama arahan keluarga korban. Satu diantaranya konsentrasi pencarian sisa korban hilang tanah longsor di bidang C serta D.

Menurut Ipong, perpanjangan saat pencarian korban hilang diinginkan bisa penuhi hasrat keluarga korban. Apabila dengan penambahan saat pencarian nyatanya tak dapatkan sisa korban hilang dapat jadi keluarga bakal mengikhlaskannya.

Ipong menyampaikan sesuai sama keterangan Basarnas padanya, saat pencarian bisa diperpanjang sesuai sama keperluan. Dengan hal tersebut, saat pencarian dapat jadi tambah satu sampai optimal tujuh hari.

Ia memberikan, sejatinya dengan cara tehnis pencarian korban hilang telah dapat dihentikan. Sebab, berdasar pada info dan input dari Basarnas serta kepala desa, begitu kemungkinan kecil temukan 25 korban hilang.

Kesusahan yang dihadapi, lanjut Ipong, Tim SAR serta pengungsian pencarian korban terhalang jumlah material longsoran yang demikian tidak tipis. Perkiraanya jumlah materialnya meraih satu juta kubik.

Apabila dikerjakan pencarian secara detail memerlukan saat setahun dengan 10-15 unit eksavator. Sesaat untuk menaikkan alat mustahil dikerjakan lagi.

About admin