Terbakar Api Cemburu, Pria di Mojokerto Nekat Bacok Teman Dekat Istrinya

Terbakar Api Cemburu, Pria di Mojokerto Nekat Bacok Teman Dekat Istrinya – Terbakar api cemburu, Sukadi (42), masyarakat Desa Ngingasrembyong, Sooko, Mojokerto nekat membacok seseorang pria sahabat istrinya. Aktor emosi sesudah dengar istrinya bersama korban mengakui sempat terkait tubuh.

Sukadi sudah ditangkap di Mapolsek Sooko bersama sebilah celurit yang ia pakai untuk menganiaya korban, Mulyono (47), masyarakat Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto. Ia menjelaskan, pertikaian dianya dengan korban bermula dari permasalahan utang.

Korban adalah sahabat istrinya, Wiji Pariyani (38). Wiji serta Mulyono sama-sama kenal waktu saling mengantar-jemput anak mereka ke sekolah di satu diantara SDN Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Tetapi berkali-kali ditagih lewat hp, lanjut Sukadi, Mulyono tetap berkelit dari tanggungan utang itu. Sukadi juga akan memutuskan mendatangi rumah korban bersama dengan istrinya seputar 2 bulan waktu lalu. Bukanlah memperoleh uang, Sukadi justru dicaci maki oleh korban.

Kata cacian dari korban malah membuat Sukadi mencurigai istrinya. Ia menyangka korban memiliki jalinan asmara dengan istrinya hingga berani mengatakan kata tidak patut itu. Kuli bangunan ini juga menekan sang istri supaya mengakui jika memiliki jalinan asmara dengan korban.

Tidak kuat meredam emosi, Sukadi juga menjumpai Mulyono di tempat tinggalnya. Ia bertanya langsung pada Mulyono ihhwal jalinan terlarang dengan istrinya. “Waktu saya kunjungi, diakuinya jika senang dengan istri saya. Berlangsung pertikaian, tetapi tidak sampai sama-sama jam,” terangnya.

Amarah sebab api cemburu itu rupanya selalu membekas di pikiran Sukadi. Puncaknya tadi malam seputar jam 21.00 WIB. Tanpa ada disengaja ia berjumpa dengan Mulyono waktu lihat pertunjukan orkes melayu di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko.

Penuh amarah, Sukadi juga kembali pada pertunjukan orkes membawa sebilah celurit. Tanpa ada basa basi, pria bertubuh kurus ini menyabetkan senjata tajam itu mengarah Mulyono. Sabetan celurit aktor tentang tangan kanan korban.

Tindakan penganiayaan ini membuat ramai masyarakat seputar. Sukadi diamankan masyarakat waktu berusaha kembali menyerang korban. Sesaat Mulyono mesti dirawat di RSUD RA Basuni, Gedeg, Mojokerto sebab luka bacok di tangan kanannya.

Kapolsek Sooko Kompol Purnomo menerangkan, Sukadi menganiaya korban sebab cemburu buta. Amarah aktor muncul semenjak korban menjelaskan sempat terkait tubuh dengan istri aktor.

Karena tindakannya, sekarang Sukadi mesti mendekam di tahanan Polsek Sooko. Ia dijaring dengan Masalah 351 KUHP mengenai Penganiayaan. Hukuman 2 tahun penjara telah menantinya.