Home / Berita Umum / Sheikh Ali Salman Menjadi Tahanan Hati Nurani

Sheikh Ali Salman Menjadi Tahanan Hati Nurani

Sheikh Ali Salman Menjadi Tahanan Hati Nurani – Pemimpin oposisiBahrain, Sheikh AliSalman, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup lantaran dipandang bersalah berubah menjadi mata-mata untukQatar.
Putusan ini dikeluarkan cuma beberapa saat sesudah Pengadilan Tinggi Bahrain membebaskan Salman dari dakwaan ” berkolusi ” dengan negara kompetitor.

Bahrain sudah akan memutuskan pertalian diplomatik dengan Qatar pada 2017Amnesty International merasa Sheikh Ali Salman menjadi tahanan hati nurani serta menyebutkan hukuman terhadapnya menjadi kepalsuan yang perlihatkan usaha Bahrain mengekang ketaksamaan opini.

Putusan ini . . . perlihatkan pemerintah Bahrain tiada henti melanggar hukum buat membungkam semua bentuk ketaksamaan opini, ” kata direktur Amnesty Timur Tengah serta Afrika Utara, Heba Morayef.

” Syekh Ali Salman yaitu tahanan hati nurani yang ditahan cuman lantaran lewat cara damai gunakan haknya buat kebebasan berekspresi. “

Ali Salman, yang pimpin pergerakan Al-Wefaq – yang sekarang dilarang – dituding berkomplot dengan pemerintah Qatar buat menyebabkan kerusuhan anti-pemerintah pada 2011 terus, berbarengan pemimpin oposisi Hassan Sultan serta Ali al-Aswad.

Kedua-duanya pun divonis hukuman pidana penjara seumur hidup.

Kenapa saat ini?
Jaksa penuntut umum Bahrain menuturkan tiga pria itu dipenjara lantaran ” aksi permusuhan ” pada Bahrain serta ” merajut komunikasi dengan petinggi Qatar . . . buat menggulingkan tatanan konstitusional ” , seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Tapi beragam dakwaan itu, yang udah ada sejak mulai tujuh tahun kemarin, baru tersingkap 2017 terus, sesudah Bahrain, Arab Saudi, UAE serta Mesir akan memutuskan pertalian dengan Qatar.

Arab Saudi serta sekian banyak negara itu menuduh Qatar menyuport kelompok-kelompok teroris serta terlampau dekat dengan Iran – satu dakwaan yang dibantah keras oleh pimpinan Qatar.

Kala itu, pergerakan Wefaq menuturkan dakwaan itu adalah usaha pemerintah Bahrain buat perpanjang hukuman penjara pada pemimpinnya, yang sudah ditahan sejak mulai 2015.

Apakah yang berlangsung pada 2011?
Beberapa pengunjuk perasaan – terlebih di pimpin oleh grup sebagian besar adalah komune Syiah – turun ke jalan pada Februari 2011, menuntut semakin banyak aplikasi demokrasi menjadi sisi dari pergerakan pro-demokrasi yang berlangsung di semua dunia Arab.

Namun keluarga kerajaan Al Khalifa, yang menggenggam sejumlah besar pos politik serta militer, sukses mendesak tidak setuju dengan perlindungan sekian banyak negara tetangga, antara lain yang sangat terpenting yaitu Arab Saudi.

Kala itu, kerusuhan membuat sekurang-kurangnya 30 penduduk sipil serta lima anggota polisi meninggal.

Mulai saat itu, Bahrain yang diperintah oleh grup Sunni alami beragam kerusuhan.

Menjadi respon, Bahrain – sekutu kunci Amerika Serikat serta Inggris, yang kedua-duanya punyai pangkalan angkatan laut di negara itu – sudah melarang grup oposisi, sesaat beberapa ratus kritikus pemerintah sudah dipenjara.

Terpenting lewat cara strategis
Yolande Knell, wartawan BBC permasalahan Timur Tengah

Sejumlah besar beberapa orang yang tinggal di sekian banyak negara Teluk yang memiliki ukuran kecil yaitu kelompok Muslim Syiah, namun diperintah oleh keluarga kerajaan yang beraliran Islam Sunni.

Mereka berikut yang mengendalikan posisi-posisi terpenting di pemerintahan.

Menjadi pemimpin partai oposisi Syiah, Sheikh Ali Salman termasuk juga pada mereka yang menyuarakan reformasi demokratis, termasuk juga pembuatan konstitusi monarki dan penentuan seseorang perdana menteri.

Pergerakan Al-Wefaq punyai partisan paling besar di parlemen sebelum tidak setuju 2011, tapi anggotanya mengundurkan diri disaat mereka ditindas. Lantas partai itu dilarang – beserta grup oposisi agama serta sekuler yang lain.

Beberapa puluh ulama serta aktivis sudah dipenjara. Sebelum putusan ini, Sheikh Ali Salman udah dipenjara dengan dakwaan menghasut kedengkian.

Grup hak asasi manusia menuduh komune internasional tdk bisa mendesak Bahrain atas beragam pelanggaran yang berlangsung, lantaran area serta nilai strategisnya yang terpenting menjadi pusat pertahanan serta keamanan di daerah itu.

About admin