Home / Uncategorized / Setelah Keporgok Membawa Linggis Lalu Polisi Di Ajak Damai

Setelah Keporgok Membawa Linggis Lalu Polisi Di Ajak Damai

Setelah Keporgok Membawa Linggis Lalu Polisi Di Ajak Damai – Usaha ” damai ” yg dilaksanakan oleh residivis jambret jalanan, ‎M Diky (18) , kepada anggota patroli Polsek Palmerah, Jakarta Barat, tambah berekor panjang. Diky serta dua mitranya, ialah Deny Kurniawan (21) serta Fahreza Putra Andika (18) tambah ikut terciduk polisi.

‎Kapolsek Palmerah Kompol Armunanto Hutahaen menyampaikan, terungkapnya perbuatan tiga pemeran berasal kala anggota Patroli melintas di Jalan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (27/9/2017) siang. Masa itu, ditengah jalan anggota menyaksikan sepeda motor seseorang pemeran, M Diky, mogok.

Polisi lantas datang dengan maksud membantu, akan tetapi sikap Diky tambah kuatir. ” Anggota lantas sangsi serta memohon menyaksikan isi jok, sesudah itu diketemukan linggis, ” ujar Kompol Armunanto, Kamis (28/9/2017) .

Penasaran, anggota polisi barusan lantas memohon Diky turut ke Mapolsek Palmerah. Di kala bertepatan dua relasi Diky ialah Deny serta Fahreza datang serta keduanya mengajak ” damai ” si anggota polisi dengan mengiming imingi beberapa duit. Akan tetapi si anggota polisi tdk mengacuhkan tawaran itu serta segera membawa ketiganya ke Mapolsek Palmerah.

Kala bertepatan, seseorang remaja bernama Anggi Ramadhon (21) melapor perihal peristiwa yg belum lama ia alami. Anggi mengakui korban begal. Ke tiga pemeran lantas dipertemukan dengan Anggi. Benar saja, diantara satu menjadi pemeran yg menggasak sepeda motor Anggi. ” Jadi motor yg dibawa pemeran MD (Diky) menjadi motor Anggi, ” kata Kapolsek.

Hasil penyidikan sesaat, tersingkap Diky menjadi residivis rampok yg sempat laksanakan penjambretan saat waktu anak-anak. Ia lantas divonis 1 tahun dua bln. lantaran persoalan itu.

Terlepas dari penjara, mereka lantas menyisir jalanan Palmerah, laksanakan pemerasan dimulai dari telpon seluler, dompet, sampai motor. Motornya korban idenya bakal dipasarkan ke daerah Jakarta Selatan seharga Rp2, 5 juta. Atas perbuatan mereka, ketiganya dijerat Pasal 365 KUHP perihal Pencurian serta Kekerasan dengan ancaman hukuman maximum tujuh th. penjara.

About admin