Home / Uncategorized / Sandiaga Uno Dilaporkan Kembali ke Polisi

Sandiaga Uno Dilaporkan Kembali ke Polisi

Sandiaga Uno Dilaporkan Kembali ke Polisi – Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, kembali dilaporkan ke polisi. Kesempatan ini, Sandiaga berbarengan rekanan bisnisnya Andreas Tjahyadi dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati Susilo dengan tuduhan memalsukan kwitansi.

Fransiska menerangkan, laporan ini masihlah terkait dengan laporannya yang pertama. Dalam laporan yang pertama, Fransiska melaporkan Sandiaga serta Andreas berkaitan sangkaan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012.

” Iya, (laporan kesempatan ini) berkaitan dengan laporan pertama. Jadi kami temukan dari notaris kalau ada sinyal terima pembayaran yang palsu, ” tutur Fransiska, saat dihubungi, Kamis (23/3/2017).

Fransiska menerangkan, berdasar pada data yang dia bisa dari notaris, ada kwitansi pembayaran berkaitan tanah itu yang di tandatangani oleh Djoni Hidayat. Tetapi, Djoni, menurut Fransiska, tak pernah terasa di tandatangani kwitansi itu.

” Dari hasil kontrol, dari notaris diperoleh kwitansi sinyal penerimaan duit yang di tandatangani oleh Djoni Hidayat. yang mana Pak Djoni Hidayat tak terasa pernah terima duit itu serta di tandatangani kwitansi sebagai sinyal terima nya, ” ucap Fransiska.

Fransiska mengungkap, Djoni adalah direktur PT Japirex. Dalam perusahaan itu Sandiaga serta Andreas menjabat dewan direksi perusahaan.

Laporan dari Fransiska kesempatan ini tertuang dalam LP/1427/III/2017/PMJ/Dit. Reskrimum pada Selasa (21/3/2017).

Terlebih dulu, Fransiska juga melaporkan Sandiaga serta Andreas ke polisi atas tuduhan sudah lakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan.

” Penggelapan tanah lebih kurang satu hektare di Jalan Raya Curug, ” kata Fransiska waktu di konfirmasi, Senin (13/3/2017).

Fransiska menyampaikan, pihaknya berusaha merampungkan permasalahan itu dengan cara kekeluargaan berbarengan Andreas Tjahyadi serta Sandiaga Uno mulai sejak Januari 2016. Tetapi, Andreas serta Sandiaga tidak menyikapi baik usaha penyelesaian itu.

” Paling akhir saya cobalah hubungi Sandiaga lewat WhatsApp namun tak dibalas. Bila Andreas saya telah lama tak komunikasi, ” kata Fransiska.

Andreas Tjahyadi serta Sandiaga Uno dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (8/3/2017). Laporan itu di terima dengan nomor 1151/III/2017/PMJ/Dit. Reskrimum. Mereka dilaporkan tidak mematuhi Pasal 372 KUHP.

Didapati terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membetulkan ada laporan ke-2 dari Fransiska pada Sandiaga Uno. Argo menyebutkan laporan itu bakal ditindaklanjuti sesuai sama ketentuan yang berlaku.

” Pastinya orang-orang yang terasa dirugikan sah-sah saja melapor, polisi bakal menindaklanjutinya. Sistem awal ya penyelidikan, bila diketemukan unsur pidana ya dinaikkan ke penyidikan, ” ucap Argo, di Mapolda Metro Jaya Kamis siang.

About admin