Home / Kriminal / Petugas BNN Sebut Ada Beberapa Ragam Modus Baru Dalam Peredaran Narkoba

Petugas BNN Sebut Ada Beberapa Ragam Modus Baru Dalam Peredaran Narkoba

Petugas BNN Sebut Ada Beberapa Ragam Modus Baru Dalam Peredaran Narkoba – Tubuh Narkotika Nasional (BNN) membinasakan 18. 6 kilo-gram sabu serta 19. 080 butir ekstasi adalah tanda bukti dari lima masalah narkoba. Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko, menyebutkan sekarang ini macam modus diperlukan aktor kejahatan narkoba.
Seperti waktu membeberkan masalah 3 ons sabu di Burau yg disimpan dalam Charger Aki. Dalam masalah ini, petugas tangkap seseorang terduga berinisial RG dalam suatu hotel di jalan Tanjung Redeb, Berau, Kal-tim dengan tanda bukti sabu seberat 300 gr, pada 29 Januari 2019.

” Sabu itu disembunyikan dalam kardus juice berisi charger aki yg di dalamnya ada sabu, ” kata Heru Winarko di kantor BNN, di Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta Timur, Selasa (12/3) .

Selanjutnya waktu membeberkan sabu 6 kilo-gram di Sebatik sesudah diadukan warga. ” Pada tanggal 29 Januari 2019, petugas mengerjakan geledah dalam suatu rumah punya RUS serta sukses mengambil alih tanda bukti sabu seberat 6, 47 Kg. Waktu pemeriksaan, RUS tak ada di dalam rumah, hingga dikerjakan pengejaran. Dalam peningkatan masalah ini, petugas sukses tangkap AG di daerah Sei Pancang, Sebatik. AG didapati bertindak menjadi pengontrol RUS, ” tuturnya.

” Awal mulanya penangkapan RUS sukses dikerjakan pada tanggal 31 Januari 2019 di perkebunan sawit di daerah Tanjung Karang, ” sambungnya.

Setelah itu waktu pengungkapan 10, 9 kilo-gram sabu di truk yg udah dimodifikasi. Petugas BNN mengamankan dua sopir truk berinisial AA serta M waktu membawa sabu dari Aceh ketujuan Jakarta.

” Kedua-duanya diamankan di ruang parkir pelabuhan PT Bandar Bakau Jaya, Pelabuhan Bojonegara, Desa Margagiri, Serang Banten, pada 10 Februari 2019, ” tukasnya.

Masalah itu selanjutnya di kembangkan serta mengamankan ZA yang disebut tahanan di Rutan Tanjung Gusta, Medan. ZA dikira kuat menjadi pengontrol Jaringan.

Di masalah yang lain, petugas membeberkan 1 kilo-gram sabu di parkiran Stasiun Kereta Api Senen dari seseorang terduga berinisial AD. Di tangan terduga petugas mengamankan 1, 027 kilo-gram.

” Terduga AD lantaran membawa sabu seberat 1, 027 Kg, di muka CFC ruang parkir stasiun kereta api Pasar Senen, Jakarta, pada 12 Februari 2019, ” katanya.

Terkecuali itu, pengungkapan 19 ribu butir ekstasi di Lubuk Linggau dengan tiga orang terduga berinisial HR, S, serta H di Jalan Ahmad Yani, Lubuk Linggau Utara, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, pada 17 Februari 2019.

” Ekstasi itu dibawa dari Medan ketujuan Lubuk Linggau lewat jalan darat, ” katanya.

Atas kelakuannya banyak terduga masalah peredaran ekstasi serta sabu, digunakan kasus 114 ayat 2 Jo Kasus 132 ayat 1, Kasus 112 ayat 2 Jo Kasus 132 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 mengenai narkotika dengan bahaya optimal hukuman mati.

About admin