Otto Pengacara Yang Pandai

Eks Ketua MK Prof Mahfud MD memberi pujian pada sosok pengacara Otto Hasibuan menjadi pengacara yg pandai dengan logika yg terstruktur, serta profesional. Walaupun sebenarnya dia kenyataannya bukan hanya paka pidana, tetapi paka hukum dagang.

” Otto itu disertasinya perihal hak cipta lagu-lagu Batak, cuman dia dapat menuturkan satu buah perkara tambah baik dari paka pidana, ” ujar Mahfud kala jadi pembicara paling akhir dalam acara Indonesia Lawyer Club, Rabu (22/11/2017) awal hari.

Mahfud mengutarakan hal semacam itu lantaran kala memimpin MK sempat berapa kali jadi pemenang Otto kala ajukan judicial review di MK. Pengacara senior sekelas Adnan Buyung Nasution (almarhum) serta Todung Mulya Lubis, kata Mahfud, sempat kalah beradu argumentasi di MK maka majelis hakim jadi pemenang Otto.

” Cuman dia selanjutnya kalah dalam persoalan Jessica. Tetapi dia profesional lantaran senantiasa diam, terima putusan hakim, ” kata Mahfud.

Otto yg duduk tdk jauh dari Mahfud kelihatan takzim mengikuti pemaparan guru besar hukum tata negara UII Yogyakarta itu. Dia tersenyum serta manggut-manggut kala Mahfud memujinya menjadi pengacara yg profesional.

Otto merah titel doktor pengetahuan hukum dari Universtias Gajah Mada pada September 2006. Promotornya merupakan Prof Emmy Pangaribuan, SH serta ko-promotor Prof Dr RM Sudikno Mertokusumo SH, juga Prof Dr Nindyo Pramono SH. Otto dinyatakan lulus dengan predikat cum laude, serta disertasinya lantas dibukukan jadi Hak Cipta di Indonesia : Tinjauan Privat Hak Cipta Lagu, Neighbouring Rights, serta Collecting Society oleh penerbit Alumni pada 2008.