Nelayan Kab Demak Baru Melaut Karena Cuaca Laut

Nelayan Kab Demak Baru Melaut Karena Cuaca Laut – Dua bln. bertumpu karena gelombang tinggi, saat ini perahu nelayan di Kabupaten Demak kembali melaut. Hasil tangkapan ikan juga berlimpah.

Ditempat pelelangan ikan (TPI) Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, beberapa perahu nelayan bertumpu serta turunkan ikan hasil tangkapan dari melaut. Hasil tangkapan itu segera dimasukkan kedalam wadah kotak untuk ditimbang.

Matori (80) seseorang nelayan Desa Morodemak mengakui telah 3 hari ini gelombang laut kembali normal. Perahu-perahu nelayan mulai melaut untuk mencari ikan.

” Ada yang telah melaut satu minggu ini. Ada pula yang baru berani melaut hari ini. Gelombang laut telah normal sekitaran 3 hari terakhir, ” tuturnya pada di TPI Desa Morodemak, Jumat (2/3/2018)

Ia yang melaut memakai perahu memiliki 2 GT membawa hasil tangkapan sejumlah Rp 500 ribu. Akhirnya itu lebih dari modal melaut sekitaran Rp 250 ribu untuk solar serta pembekalan yang lain.

” Akhirnya lumayan melimpah. Pergi tempo hari sore, saat ini telah kembali serta bisa ikan bila di jual sekitaran Rp 500 ribu, ” lanjutnya.

Sobirin (46) nelayan beda juga memberikan hari ini ia baru juga akan melaut karna gelombang telah normal.

” Saya telah 2 bln. menganggur tidak melaut karna gelombang tinggi. Hari ini mulai melaut sekali lagi, ” katanya.

Ketua Grup Nelayan Cantrang Kecamatan Wedung, Sugiarto memberikan, cuaca normal tidak di dukung dengan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) solar.

” Solar susah karna di ambil tengkulak. Di Wedung nelayan sangat terpaksa beli ke tengkulak, bahkan juga sebagian ada yang mencari ke SPBU di Jepara. Walau sebenarnya, cuaca telah normal serta bisa melaut, ” kata dia waktu dihubungi detikcom.

Ia mengharapkan, pemerintah setempat bisa mengontrol distribusi solar subsidi untuk nelayan agar pas tujuan.

” Bila memanglah itu untuk nelayan, harusnya di jual ke nelayan. Janganlah lewat tengkulak, ” ujarnya.