Kampanye Global untuk Aksi Perubahan Iklim, Pelajar di Inggris Bolos Sekolah

Kampanye Global untuk Aksi Perubahan Iklim, Pelajar di Inggris Bolos Sekolah – Pelajar di semua Inggris “berhenti sekolah” dalam hari Jumat (15/02) menjadi sisi dari kampanye global buat tindakan pergantian iklim.

Siswa di semua negeri turun ke jalan serta menuntut pemerintah memberitakan situasi darurat iklim serta ambil beberapa langkah aktif buat menanggulangi permasalahan itu.

Penyelenggara Youth Strike 4 Climate menjelaskan tindakan ini berlangsung di lebih dari 60 kota besar serta kecil, dengan seputar 15.000 orang mengambil sisi.

Mereka membawa plakat, sejumlah salah satunya tercatat: “Tdk ada planet B.”

Tindakan demo ini yaitu sisi dari pergerakan global yang makin lebih luas, yang diketahui menjadi Tindakan Iklim Sekolah 4.

Pergerakan ini di awali waktu seseorang remaja Swedia, Greta Thunberg yang berumur 15 tahun membolos sekolah buat mengerjakan tindakan di luar gedung pemerintah pada bulan September yang lalu, menuduh negaranya tdk ikuti Kesepakatan Iklim Paris.

Greta mencuit perihal tidak setuju di Inggris di account Twitter-nya, menulis: “PM Inggris menjelaskan jika anak-anak yang berhenti sekolah ‘membuang-buang waktu pelajaran’. Itu mungkin saja permasalahan.

“Namun satu kali lagi, banyak pemimpin politik udah menyia-nyiakan 30 tahun tdk melakukan tindakan. Serta itu dikit lebih jelek.”

Seseorang jubir Downing Street menjelaskan jika, walau khusus untuk golongan muda buat berperan dengan rumor seperti pergantian iklim, masalah pada waktu pelajaran yang direncanakan merugikan untuk siswa.

Asosiasi Kepala Sekolah Nasional menjelaskan tdk memaafkan anak-anak yang tdk masuk sekolah buat ambil sisi dalam tindakan itu serta jika “tdk ada yang lebih khusus ketimbang pendidikan anak”.

Mereka menyebutkan, “tiap-tiap pemimpin sekolah bisa hendak memutuskan teknik terpilih buat menyikapi” tiap-tiap tidak setuju yang sertakan siswanya.

Tapi, Menteri Kekuatan Claire Perry menjelaskan ia “sangatlah bangga” dengan semangat serta kepedulian golongan muda.

Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn menjelaskan anak-anak sekolah “punya hak buat terasa dikecewakan oleh generasi sebelum mereka”, sesaat anggota parlemen Partai Hijau Caroline Lucas menjelaskan itu yaitu “soal sangat penuh keinginan yang berlangsung saat beberapa tahun”.

Ia berpidato dihadapan banyak juru kampanye di Brighton, serta menjelaskan mereka mesti diizinkan bolos sekolah lantaran “situasi fantastis”.