Gubernur Jawa Barat Mengumumkan UMK Karawang

Gubernur Jawa Barat Mengumumkan UMK Karawang – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher udah memastikan Penghasilan Minimal Kabupaten/Kota (UMK) Propinsi Jawa Barat Th. 2018. UMK Kabupaten Karawang serta Kota Bekasi tertulis tertinggi meraih Rp3, 9 juta, bahkan juga diatas Penghasilan Minimal Propinsi (UMP) DKI Jakarta sebesar Rp3, 65 juta.

” UMK Ja-bar 2018 terpuncak yaitu Kabupaten Karawang ialah Rp3. 919. 291, paling rendah yaitu Pangandaran 1. 558. 793, ” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja serta Transmigrasi Jawa Barat Ferry Sofwan Arief dilansir dari Pada, Rabu (22/11) .

Penetapan UMP itu tertuang dalam Ketetapan Gubernur Jawa Barat No : 561/Kep. 1065-Yangbangsos/2017. Mengenai penetapan UMK Th. 2018 Jawa Barat itu, menurut Ferry dilaksanakan menurut pada Pasal 44 ayat 2 Ketetapan Pemerintah No 78 Th. 2015 perihal Pengupahan.

Tidak hanya Karawang UMK yg cukup tinggi diputuskan pada Kabupaten Bekasi Rp3, 91 juta, Kota Depok Rp 3, 58 juta, Kota Bogor Rp3, 56 juta, Kabupaten Bogor Rp3, 48 juta, Kabupaten Purwakarta Rp3, 44 juta, serta Kota Bandung Rp3, 09 juta.

Disamping itu, UMK Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang diputuskan di kisaran Rp2, 68 juta, Kabupaten Sukabumi Rp2, 58 juta, Kota Sukabumi Rp2, 16 juta, Kabupaten Cianjur Rp2, 16 juta, Kabupaten Subang Rp 2. 52 juta.

Selanjutnya Kota Cirebon Rp1, 89 juta, Kabupaten Cirebon Rp1, 87 juta, Kabupaten Indramayu Rp1, 96 juta, Kabupaten Majalengka Rp1, 65 juta, Kabupaten Kuningan Rp1, 61 juta, Kota Tasikmalaya Rp1, 93 juta, Kabupaten Tasikmalaya Rp1, 92 juta, Kabupaten Garut Rp1, 67 juta, Kabupaten Ciamis Rp1, 6 juta, juga Kota Banjar serta Kabupaten Pangandaran semasing Rp 1, 56 juta.