AS Kemungkinan Kecil Memakai “Dorongan Berlebihan ” Untuk Memaksakan Konsesi Dari Tiongkok

AS Kemungkinan Kecil Memakai “Dorongan Berlebihan ” Untuk Memaksakan Konsesi Dari Tiongkok – Pemerintahan Trump menuding China sedang mainkan tindakan untuk mempersalahkan Amerika Serikat (AS) atas perang dagang yang berlarut-larut di antara ke dua negara.

Dalam pengakuan bersama-sama, kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) serta Departemen Keuangan AS mengatakan kembali pandangan mereka kalau negosiator Tiongkok udah ” mundur ” pada beberapa elemen penting dari persetujuan yang sejumlah besar sebetulnya udah disetujui, termasuk juga berkaitan peraturan penegakan hukum.

” Himpitan kami pada prinsip yang detail serta bisa ditegakkan dari Tiongkok betul-betul bukanlah ultimatum buat kedaulatan Tiongkok, ” kata USTR serta Departemen Keuangan, dilansir dari Reuters, Senin (4/6) .

Sebaliknya, menurut mereka, beberapa persoalan yang diulas merupakan persetujuan perdagangan yang punya sifat umum serta dibutuhkan untuk menanggulangi beberapa persoalan sistemik yang udah berperan pada defisit perdagangan AS yang terus-terusan serta tak berkepanjangan.

China di hari Minggu keluarkan makalah ketetapan pemerintah mengenai konflik perdagangan AS-China. Mereka menyebutkan kalau AS bertanggung jawab atas kemunduran dalam perbincangan, mengambil tiga contoh dimana Washington udah mengulang prinsip yang dibikin sepanjang negosiasi.

Wakil Menteri Perdagangan China Wang Shouwen yang team negosiasi menjelaskan dalam mempresentasikan makalahnya terhadap sarana kalau ASt kemungkinan kecil memakai ” dorongan berlebihan ” untuk memaksakan konsesi dari Tiongkok.

Retorika yang hebat di antara Beijing serta Washington senantiasa bertambah sejak mulai perbincangan macet pada awal Mei atas gugatan AS kalau Beijing udah mengulang prinsip untuk mengkodifikasi pergantian hukum dalam kekayaan cendekiawan serta praktek alih tehnologi untuk mengatasi gugatan A. S.

Presiden Donald Trump menetapkan kenaikan harga sampai 25 prosen pada daftar barang China sejumlah US$ 200 miliar pada 10 Mei, menjelaskan kalau China melanggar persetujuan. Pemerintahannya lantas menjatuhkan sangsi berat pada Huawei Technologies Co, perusahaan perlengkapan telekomunikasi penting China.

” Amerika Serikat sedih lantaran Cina udah pilih dalam ‘Buku Putih’ yang dikeluarkan (di hari Minggu) serta pengakuan publik beberapa waktu terakhir untuk memburu permainan mempersalahkan salah memvisualisasikan pembawaan serta peristiwa negosiasi perdagangan di antara ke dua negara, ” USTR serta Departemen Keuangan menjelaskan dalam pengakuan.

Ke dua tubuh yang pimpin negosiasi untuk faksi AS menjelaskan kalau dorongan untuk negosiasi merupakan peristiwa panjang praktek perdagangan yang tak adil serta urutan negosiasi AS udah berkesinambungan di semua perbincangan.

Belumlah ada perbincangan yang diskedulkan sejak mulai putaran paling akhir selesai pada bulan Mei, serta belum juga jelas apa Trump serta Presiden Cina Xi Jinping bakal bersua disaat mereka berdua hadir KTT beberapa pemimpin G20 akhir bulan ini di Jepang.