Home / Berita Umum / Apel Keamanan Menjelang Asian Games 2018

Apel Keamanan Menjelang Asian Games 2018

Apel Keamanan Menjelang Asian Games 2018 – Apel Komando Operasi diselenggarakan dalam rencana mengecheck persiapan personil ataupun perlengkapan mitigasi rimba serta tempat mendekati Asian Games 2018. Ancaman kebakaran rimba serta tempat (karhutla) mesti diprediksi supaya Asian Games 2018 dapat berjalan dengan baik.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengutarakan, 56 tahun lantas Indonesia untuk kali pertamanya mengadakan Asian Games. Sekarang ini, Indonesia kembali jadi tuan-rumah Asian Games 2018.

” Mari kita saling mensukseskan Asian Games lewat cara dapat memitigasi ada masalah, ancaman, serta kendala. Kendala yang dapat kita perkiraan merupakan kebakaran rimba yang memunculkan asap, ” tutur Marsekal Hadi waktu memberikan sambutan dalam Apel Komando Operasi Kebakaran Rimba serta Tempat di Griya Agung Palembang, Jumat (3/8/2018) sore.

Menurut Marsekal Hadi, asap bukan sekedar mengganggu jalannya Asian Games 2018. Asap dapat juga memunculkan penyakit serta jadi cemooh dari beberapa peserta.

Dia membawa semua komponen bangsa untuk saling memitigasi terjadinya karhutla. Dia mengharap, operasi mencegah kebakaran rimba ikut di dukung oleh semua komponen bangsa.

Untuk mengawasi keberlanjutan serta keberhasilan Asian Games 2018, Asia Pulp Paper (APP) Cahaya Mas mengatakan siap untuk menyiagakan semua sumber daya yang dipunyai untuk menghadapi bahaya kebakaran rimba serta tempat.

” Saat agenda nasional seperti Asian Games berjalan, usaha itu pastinya kami perkuat lagi, ” kata Managing Director Cahaya Mas G. Sulistiyanto di tempat apel.

Pihaknya menilainya, catatan prestasi merupakan arah akhir dari arena berolahraga multi-event sekaliber Asian Games. Prestasi itu cuma bisa berlangsung dalam keadaan yang aman, dalam hal seperti ini atmosfer pertandingan yang bebas asap.

” Pada intinya, kami setiap saat tetap berusaha menahan terjadinya kebakaran rimba serta tempat didalam, ataupun seputar konsesi yang kami kelola, ” lanjut Sulistyanto.

Tidak tanggung-tanggung, APP Cahaya Mas membagikan biaya penambahan sampai Rp 50 miliar diluar biaya tahunan. Dana itu dikucurkan untuk mencegah serta penanggulangan karhutla mendekati serta saat Asian Games 2018, yaitu pada Mei sampai Oktober tahun ini.

Keseluruhannya, APP Cahaya Mas sudah menginvestasikan lebih dari Rp 170 miliar di Sumsel. Peran ini diluar investasi lebih dari US$100 juta dalam usaha mencegah serta penanggulangan karhutla sampai tahun 2018.

APP Cahaya Mas juga menyiagakan lebih dari 800 orang anggota regu pemadam kebakaran tersebut 42 orang anggota Team Reaksi Cepat yang mempunyai kwalifikasi spesial. Semua personil di dukung bermacam perlengkapan, termasuk juga 4 helikopter untuk lakukan pemadaman dari hawa (water bombing).

Lebih dari itu, APP Cahaya Mas juga aktifkan juga 184 pos awasi dan 36 menara api (pandang). Beberapa usaha itu dikerjakan supaya langkah mencegah dan penanggulangan karhutla makin cepat serta pas.

Acara apel di hadiri Kapolri Jendral Tito Karnavian serta 700 peserta dari deretan pemerintahan.

About admin