Alasan Kuat Kenapa Ronaldo Menolak Jadi Kapten di Juventus

Alasan Kuat Kenapa Ronaldo Menolak Jadi Kapten di Juventus – Juventus berhasil memperoleh poin penuh sehabis Agen Sbobet88 menaklukkan Udinese dengan angka 3-1 pada lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Minggu (15/12/2019). idola Juventus, Cristiano Ronaldo, berhasil mengukir dua gol pada menit ke-9 dan 37.

Akan tetapi, tampak peristiwa memukau pada partai tersebut kala Gonzalo Higuain ditarik keluar. Pemain berpaspor Argentina tersebut ialah kapten serta berniat melimpahkan tugasnya ke Cristiano Ronaldo.

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo itu dengan sedikit hati menolak ban kapten itu. dia seterusnya menyerahkannya kepada Blaise Matuidi menjadi simbol penghargaan.

Nyatanya ada alasan spesial mengapa Cristiano Ronaldo mengelak ban kapten itu. sebenarnya ia ialah kapten tim nasional Portugal.

Dasarnya, Matuidi telah bergabung dengan Juventus semenjak 2017, maupun lebih lama dari Ronaldo yang mulai memperkuat dengan klub Serie A itu pada 2018.

Cristiano Ronaldo kemudian mendekap punggawa berkewarganegaraan Prancis itu seusai memakaikan ban kapten. Matuidi menerangkan itu sebagai gajak kelas dunia.

Sikap yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo sanggup menjadi contoh lain dari perbedaan pribadi kapten serta kepala yang pernah dikeluarkan pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. menurut pelatih asal Portugal itu terdapat perbedaan besar antara seorang kapten dan kepala. Mourinho mengatakan sosok kapten yang bertipe atasan begitu menguntungkan instruktur.

Dengan cara tersirat, Mourinho menyebutkan enggak setiap Panduan Bermain Judi 368bet kapten mempunyai jiwa atasan. Kapten dan juga pemimpin, terlihat perbedaan besar, ujar Mourinho.

Kalian tak membeli pemimpin, anda tidak membikin atasan. selagi kalian memilikinya, tim kamu setapak lebih maju.

Tetapi, yang pokok, saat ini sepak bola penuh dengan penilaian serta beberapa orang memberi lebih banyak ketertarikan pada beberapa orang yang tampak (seperti atasan daripada) banyak orang yang sebenarnya, tandas Jose Mourinho.